video animasi saat ini tengah marak digunakan untuk bermacam keperluan mulai dari keprluan hiburan sampai bisnis. Entah apapun alasan anda membutuhkan jasa video animasi, anda perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membuka jasa video animasi.

Hal yang paling utama adalah anda memiliki kemampuan yang cukup dalam membuat video animasi. Namun sering kali orang berpikir bahwa dibutuhkan kemampuan yang advanced untuk dapat membuat video animasi. Kenyataannya tidak. Anda dapat melihat beberapa video yang banyak beredar di internet untuk dijadikan reverensi untuk anda.

Jadi jangan sampai anda dihadang pada keraguan untuk memulai membuka jasa video animasi. Kuatkan tekat anda bahkan sebelum anda pada tahap yang sangat tinggi, anda sudah selayaknya untuk membuka jasa video animasi. Kelak secara perlahan anda dapat membuat usaha jasa video animasi menjadi lebih profesional seperti Animasiku.tech.

Namun sebelum sampai kesana, anda harus mengetahui beberapa panduan berikut ini sebelum membuat jasa video animasi, diantaranya:

1. Portofolio

Sebagai seorang pekerja lepas, sudah selayak dan sepantasnya untuk menyediakan portofolio sebagai acuan dan gambaran bagaimana hasil pekerjaan anda nantinya. Dan nantinya pelanggan dapat memiliki gambaran utuh mengenai bagaimana sekiranya desain mereka. Perlu diperhatikan juga bahwa saat anda memulai menjadi freelance dalam hal apapun bukan saja bagi video maker, anda harus memiliki portofolio yang layak. Maksud layak adalah, anda memiliki portofolio yang dapat menjual jasa anda kepada konsumen..

2. Branding

Bisnis seharusnya tidak melupakan branding agar bisnisnya dapat berjalan dengan lancar kedepannya dan memiliki masa depan yang baik. Namun seringkali mereka yang berkutat pada bisnis apalagi freelance tidak memikirkan tentang branding. Padahal dengan adanya branding, maka nilai anda akan naik dan anda menjadi lebih dikenal dan diingat. Cara branding adalah dengan membuat desain yang bagus untuk pemasaran, membuat sosial media dan selalu mengupdatenya dan memiliki logo. Dalam video pada portofolio, anda harus menyematkan logo didalamnya selain sebagai watermark yang akan melindungi hak cipta anda, itu juga akan menjadi merek yang dikenal oleh masyarakat nantinya. Jadi jangan pernah sepelekan logo. Carilah desainer yang berkualitas dan profesional yang bisa anda temukan di internet misalnya di Freelancer.com, Sribu.com, DesainLogo.site, dan lain sebagainya.

3. Pemasaran

Banyak yang tidak benar-benar paham tentang pemasaran saat memulai profesi sebagai freelancer. Ingatlah bukan berarti anda membuka jasa karena anda bisa melakukan sesuatu lantas orang lain datang kepada anda menggunakan jasa anda, tidak. Anda juga bertindak sebagai seles. Seles yang menjual jasa anda dari satu tempat ke tempat lain. Menawarkannya tidak offline tentu saja, anda menawarkan secara offline. Cara penawarannya adalah dengan mendaftarkan diri di situs freelancer dan carilah klien potensial, pasang harga, jelaskan apa yang anda bisa sediakan, beri benefit lebih dari yang mereka harapkan dan lain sebagainya.

4. Hubungan kepada konsumen

Jangan sepelekan hubungan antara anda dengan konsumen, jika komunikasi baik, ia mengenal anda dengan baik, ia akan merekomendasikan jasa video animasi anda kepada orang lain.

Penutup

Pada dasarnya, jasa video animasi ataupun pekerjaan freelance lainnya harus dikelola sebagaimana bisnis. Anda harus menghadapi costomeur, membuat animasi atau produk, dan juga memasarkan. Pekerjaan freelance tidaklah enteng karena anda menghadapi semuanya sendiri. Namun jika bisnis anda telah berkembang, anda dapat merekrut karyawan dan memulai bisnis.